Tukik adalah sebutan bagi anakan atau bayi dari penyu yang dipelihara untuk kepentingan pelestarian mengingat penyu dijwa timur sangat langka, pencinta hewan di Banyuwangi memberi perhatian lebih terhadap keberlangsungan hidup penyu di laut Banyuwangi.
Kegiatan konservasi penyu ini mulai dilakukan pada tahun 2013 dan dihadiri kepala desa dan lurah,s Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Banyuwangi. Pada saat itu, kegiatan tersebut diikuti oleh masyarakat setempat dan juga dari luar daerah.
"Ramainya Pantai Cemara ini bersamaan dengan kegiatan konservasi penyu. Tapi jauh-jauh sebelumnya, penyu memang sudah mendarat di sini (Pantai Cemara -red)," ujar Pengelola Pantai Cemara Muhammad Muhyi sekaligus ketua kelompok KUB (Kelompok Usaha Bersama) Pantai Rejo dan Pok Maswas Pantai Rejo
95 persen penduduk yang tinggal di sekitar Pantai Cemara yang berprofesi sebagai nelayan bersyukur dengan kemajuan di Pantai Cemara. Selain pengunjung yang semakin meningkat, para nelayan pun mendapatkan penghasilan tambahan dari kegiatan tersebut.
Semua kegiatan terkait konservasi penyu tercatat baik dan rapi di buku arsip dan perihal prosedur pelepasan tukik juga terdapat panduan khusus. Hal itu ia lakukan karena kemungkinan besar di kemudian hari dokumen tersebut akan bermanfaat. Apalagi penyu di wilayah Jawa Timur sudah langka dan perlu dilestarikan.
Lalu, bagaimana proses penetasan telur penyu?
Tukik atau anak penyu yang baru menetas harus dipindahkan pada usia 46 hari atau maksimal 50 hari dari tempat asalnya ke tempat semi alami. Ukuran tempat tukik harus disesuaikan. Karena kalau tidak sesuai, kemungkinan tukik tidak akan bertahan lama alias mati.
"Kita memindahkan dari alam ke semi alami kita harus sesuai. Suatu contoh, di alaminya mereka bertelur di kedalaman 40 cm, jadi kita harus memindahkan sama, di semi alaminya harus sama 40 cm," jelas Muhyi. Diakhir2017 kemarin, Muhyi mengatakan, dari sekitar 58 sarang, ada kurang lebih 5 ribu telur yang berhasil menetas dan sudah dilepasliarkan.
Tukik pun memiliki siklus bertelur dan hanya di bulan-bulan tertentu saja."Siklus bertelur penyu pada bulan 5, 6, 7, 8. Bulan 3, 4, 9 nihil,” kata Muhyi. Penyu yang terdapat di Pantai Cemara ada dua jenis, yakni penyu hijau dan penyu lekang. Namun yang paling dominan adalah penyu lekang.
Para pengunjung di Pantai Cemara pun diperbolehkan untuk melepasliaskan penyu ke alam bebas.





Tidak ada komentar:
Posting Komentar